Pusat Pelayanan:

Kader Pesilat Al Manar Ikuti Evaluasi Latihan Jurus dan Fisik

Wajib Baca

Besok, MTQ Ke-I Antar Konsulat Santri Pesantren Al Manar Mulai Digelar

ALMANAR.PONPES.ID – Sukses menghantarkan Kota Banda Aceh menjadi juara umum pada ajang Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) XX Gerakan Pramuka Kwartir...

Santri Al Manar : Ustadz Fadhil Ahmadi, Guru Yang Murah Senyum

Pesan beliau yang sangat membekas bagi kami, beliau pernah menasehati kami, dan mengatakan “Sebesar apapun kesibukan kalian, jangan pernah lalaikan shalat kalian” dan satu lagi “Kamu adalah anak macan yang nantinya akan menjadi pembela umat,jangan pernah merendahkan diri dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan umat”.

Obituari : Ust. Fadhil Ahmadi, Guru Yang Tak Pernah Lelah

Beliau selalu berusaha menghadirkan jiwa raga beliau untuk Al Manar, beliau selalu menempatkan kepentingan umat diatas kepentingan pribadi. Hari-hari beliau lebih banyak dihabiskan di pesantren dari pada di rumah sendiri, di Cot Mentiwan.

ALMANAR.PONPES.ID – Sejumlah kader pesilat santri Pesantren Modern Al Manar (Persinar) mengikuti evaluasi latihan berupa jurus dan fisik, Kamis, (4/2/2021)  di lapangan utama pesantren.

Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan kader pesilat dalam mengasah jurus dan fisik.

Selain untuk kader pesilat santri Pesantren Modern Al Manar (Persinar), evaluasi latihan ini juga diikuti oleh seluruh santri yang lain hingga tanggal 17 Februari 2021.

Pimpinan pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam amanatnya mengatakan bahwa evaluasi latihan salah satu bentuk keseriusan pesantren dalam mendidik santri menjadi orang mukmin yang kuat.

 “Orang mukmin yang kuat jauh lebih baik dari pada yang lemah, mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan “ Katanya.

Beliau melanjutkan bahwa dalam kegiatan silat ini santri harus menjadi pribadi yang tawadhu’ tidak boleh sombong dengan ilmu silat dimilikinya, karena hanya dengan iman dan akhlak seseorang itu akan menjadi kuat, tanpa keduanya seseorang menjadi lemah.

“ seorang mukmin, santri harus menjadi orang yang kuat,  kuat jiwanya maupun raganya; kuat sisi batin maupun lahir, kuat dari rohani dan jasmani, kuat dari fisik maupun psikis, kuat dari iman maupun imunnya, kuat di fikir dan dzikirnya; kekuatan ilmu dan juga amalnya, kekuatan hati maupun hartanya”

“Dan ingat hanya dengan iman dan akhlak seseorang menjadi kuat, jangan menjadi pribadi yang sombong, seorang pesilat harus rendah diri” Tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Besok, MTQ Ke-I Antar Konsulat Santri Pesantren Al Manar Mulai Digelar

ALMANAR.PONPES.ID – Sukses menghantarkan Kota Banda Aceh menjadi juara umum pada ajang Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) XX Gerakan Pramuka Kwartir...
- Advertisement -

Lebih Banyak Artikel Seperti Ini