Pusat Pelayanan:

Tgk. Ikhram M. Amin : Ujian itu Berbahaya, Tapi Harus Dilaksanakan

Wajib Baca

Besok, MTQ Ke-I Antar Konsulat Santri Pesantren Al Manar Mulai Digelar

ALMANAR.PONPES.ID – Sukses menghantarkan Kota Banda Aceh menjadi juara umum pada ajang Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) XX Gerakan Pramuka Kwartir...

Santri Al Manar : Ustadz Fadhil Ahmadi, Guru Yang Murah Senyum

Pesan beliau yang sangat membekas bagi kami, beliau pernah menasehati kami, dan mengatakan “Sebesar apapun kesibukan kalian, jangan pernah lalaikan shalat kalian” dan satu lagi “Kamu adalah anak macan yang nantinya akan menjadi pembela umat,jangan pernah merendahkan diri dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan umat”.

Obituari : Ust. Fadhil Ahmadi, Guru Yang Tak Pernah Lelah

Beliau selalu berusaha menghadirkan jiwa raga beliau untuk Al Manar, beliau selalu menempatkan kepentingan umat diatas kepentingan pribadi. Hari-hari beliau lebih banyak dihabiskan di pesantren dari pada di rumah sendiri, di Cot Mentiwan.

AL MANARPOST.COM-  Hari ini, Sabtu (17/12) Pesantren Modern Al Manar  Aceh Besar melaksanakan Ujian Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017.

Ujian ini diikuti sebanyak 381 santri yang terdiri dari santri kelas VII MTs hingga kelas XI MA yang berlangsung selama dua minggu.

Pimpinan Pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam amanatnya pada apel pembukaan tadi pagi mengatakan bahwa pada hakikatnya ujian itu berbahaya dilaksanakan, karena ditakutkan para santri hanya belajar ketika ujian.

“Ujian itu tidak baik, tapi harus dilaksanakan,  Al Imtihanu syarrun walakin labudda minhu, “ ujarnya

“ Jangan sampai santri mengira bahwa belajar hanya untuk ujian,tapi sebaliknya kalau tidak diadakan ujian jauh lebih berbahaya, sehingga santri tidak mau belajar dan guru tidak tahu kemampuan kognitif anak” tambahnya lagi

Lanjutnya, bahwa tujuan ujian di pesantren Al Manar bukan hanya  sekedar menguji pengetahuan kognitif santri,  tapi lebih dari itu.

“ Dengan ujian santri akan tahu kemampuannya dan bersandar pada kemampuan tersebut, mereka akan mengevaluasi dirinya dengan melihat hasil ujian, mereka dilarang menyontek,  teman sebangku pada saat ujian pun diacak, bukan dengan teman satu kelas, hingga meja ujian pun dibalik, sehingga para santri tidak bisa berbuat kecurangan ” lanjutnya

“ Mereka akan berusaha dan berdoa, bangun di tengah malam untuk belajar, tahajud kemudian shalat dhuha paginya, ujian ini benar-benar mendidik santri” tutupnya

Adapun mengenai soal ujian sendiri Pesantren Al Manar memberlakukan soal berbentuk essay, agar para santri tidak menggunakan trik tebal-tebakan terhadap jawaban kalau berbentuk choice, sehingga para guru akan tahu sejauh mana kemampuan muridnya.

| Berita ini sudah dimuat di www.almanarpost.com pada tanggal 17 Desember 2016

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Besok, MTQ Ke-I Antar Konsulat Santri Pesantren Al Manar Mulai Digelar

ALMANAR.PONPES.ID – Sukses menghantarkan Kota Banda Aceh menjadi juara umum pada ajang Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) XX Gerakan Pramuka Kwartir...
- Advertisement -

Lebih Banyak Artikel Seperti Ini